• Jl. Gegerkalong Hilir No.155 A, Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 0812 2242 9223
Close

8 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

Makanan dan Minuman Yang Wajib Dihindari Ibu hamil

Makanan dan minuman Yang Wajib Dihindari Ibu hamil

Kehamilan adalah salah satu periode paling sensitif dalam kehidupan seorang wanita. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita hamil untuk makan makanan dan minum minuman yang sehat. Ibu hamil harus memperhatikan makanan dan minuman apa yang mereka konsumsi agar tidak membahayakan janin.

Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang harus dihindari atau diminimalkan selama masa kehamilan:

1. Ikan Mentah

Ikan Mentah Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Ikan mentah, terutama kerang, dapat menyebabkan beberapa infeksi. Ini dapat berupa virus, bakteri atau parasit, seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, Listeria dan bakteri-bakteri lain yang merugikan.

2. Daging Mentah Atau Setengah Matang

Danging Mentah Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Makan daging yang setengah matang atau mentah akan meningkatkan risiko infeksi dari beberapa bakteri atau parasit. Bakteri tersebut dapat mengancam kesehatan janin Anda. Sebagian besar bakteri ditemukan di permukaan potongan daging mentah.

Termasuk produk daging olahan seperti burger, hot dog, kornet, daging cincang, tidak boleh dikonsumsi setengah matang, harus matang sepenuhnya. Wanita hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi produk daging olahan kecuali jika sudah matang sepenuhnya dan dipanaskan sampai mengepul panas.

3. Telur Mentah

Telur Mentah Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Telur mentah dapat terkontaminasi dengan “Salmonella“. Gejala infeksi Salmonella ini biasanya akan menyebabkan demam, mual, muntah, kram perut dan diare. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi ini dapat menyebabkan kram di rahim, yang menyebabkan kelahiran prematur atau janin meninggal.

Makanan yang umumnya mengandung telur mentah yaitu:

  • Telur Rebus
  • Telur Orak Arik
  • Mayones
  • Tiramisu

4. Kafein

Kafein Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Kafein adalah zat psikoaktif yang paling umum digunakan dalam kopi, teh, dan cokelat. Asupan kafein yang tinggi selama kehamilan telah terbukti membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko kelahiran rendah.

Wanita hamil umumnya disarankan untuk membatasi asupan kafein mereka hingga kurang dari 200 mg per hari. Kafein diserap sangat cepat dan masuk dengan mudah ke dalam plasenta dan janin.

5. Buah dan Sayuran Yang Tidak di Cuci

sayuran dan buah harus dicuci

Lapisan buah dan sayuran yang tidak dicuci atau tidak dikupas terlebih dahulu dapat terkontaminasi dengan beberapa bakteri dan parasit.

Bakteri dapat membahayakan ibu dan janin. Salah satu parasit yang sangat berbahaya dan dapat menempel pada buah-buahan dan sayuran disebut Toxoplasma.

Sebagian besar bayi yang terinfeksi Toxoplasma saat masih dalam kandungan memang tidak terdeteksi memiliki gejala apapun saat lahir. Namun, gejala seperti kebutaan atau kecacatan intelektual dapat berkembang di kemudian hari. Terlebih lagi, sebagian kecil bayi yang terinfeksi memiliki kerusakan mata atau otak yang serius saat lahir.

Saat Anda hamil, sangat penting untuk meminimalkan risiko infeksi dengan membilas, mengupas, atau memasak buah dan sayuran secara menyeluruh.

6. Alkohol

Alkohol Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Wanita hamil sangat disarankan untuk sepenuhnya menghindari minum minuman ber alkohol, karena itu akan meningkatkan risiko keguguran. Ini juga dapat menyebabkan sindrom alkohol janin, yang menyebabkan kelainan bentuk pada wajah, kelainan jantung, dan keterbelakangan mental.

7. Makanan Laut yang Mengandung Merkuri

merkuri berlebihan Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Merkuri adalah unsur yang sangat beracun. Merkiri tidak memiliki tingkat paparan yang aman dan paling umum ditemukan dalam air yang tercemar. Merkuri dalam jumlah yang tinggi dapat menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan tubuh dan ginjal. Ini juga dapat menyebabkan masalah perkembangan serius pada anak-anak.

Ikan merkuri tinggi ini diantaranya:

  • Hiu
  • Tuna (terutama tuna albacore)
  • Ikan Pedang
  • Kerang Kerangan

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua ikan memiliki merkuri yang tinggi, hanya beberapa jenis tertentu.

Mengkonsumsi ikan dengan merkuri rendah selama kehamilan sangatlah sehat, dan ikan ini dapat dimakan hingga 2 kali per minggu. Ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3 penting bagi bayi Anda.

Dibawah ini adalah daftar beberapa ikan yang mengandung merkuri

Daftar Ikan yang Mengandung Merkuri

8. Vitamin A yang Berlebihan

vitamin a berlebihan Tidak Boleh Di Konsumsi Ibu Hamil

Vitamin A ini umumnya terdapat pada daging organ hewani. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin A tidak dianjurkan selama masa kehamilan. Vitamin A berlebih diduga bisa mengakibatkan kerusakan pada fase embrio.

Daging organ adalah sumber zat besi, vitamin B12, vitamin A dan tembaga. Untuk mencegah keracunan vitamin A dan tembaga, wanita hamil disarankan untuk membatasi asupan daging organ.

Dan itulah daftar makanan dan minuman yang harus para wanita hamil hindari agar keselamatan sang calon anak terjamin. Memang cukup sulit mencari makanan dan minuman apa saja yang seharus nya dikonsumsi saat dalam masa kehamilan. Jika ingin mempelajari lebih lanjut mengenai makanan dan minuman apa yang harus dikonsumsi saat masa kehamilan, silahkan baca DISINI.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *