Dalam keseharian, sering kali Ayah Bunda merasa Si Kecil belum memahami banyak hal. Mungkin dari kita berfikir “Anak kecil tidak akan mengerti apa-apa” padahal tanpa kita sadari, si kecil sangat jeli memperhatikan setiap tingkah laku orang tuanya. Cara kita berbicara, bersikap, hingga merespons masalah sehari-hari perlahan terekam dan menjadi contoh bagi mereka.

Dalam Islam, orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Apa yang anak lihat di rumah akan membentuk karakter dan kebiasaan mereka di masa depan. Si Kecil akan belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi terutama dari contoh nyata yang ditunjukkan oleh Ayah dan Bunda.
Ketika orang tua terbiasa berkata jujur, bersikap sabar, dan menjaga adab, anak akan menirunya tanpa perlu diperintah. Sebaliknya, jika orang tua mudah marah, berkata kasar, atau mengabaikan ibadah, anak pun bisa menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa. Inilah mengapa teladan menjadi bagian terpenting dalam mendidik anak.
Islam mengajarkan agar orang tua menjaga akhlak dan ibadah, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga demi pendidikan anak. Sholat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, berdoa sebelum beraktivitas, serta bersikap lembut kepada sesama adalah pelajaran berharga yang langsung diserap oleh anak melalui pengamatan sehari-hari.
Ayah dan Bunda tidak harus menjadi orang tua yang sempurna. Namun, berusaha memperbaiki diri setiap hari adalah langkah besar dalam mendidik anak. Ketika melakukan kesalahan, berani meminta maaf juga menjadi pelajaran penting tentang kerendahan hati dan tanggung jawab.
Mari kita ingat kembali, si kecil selalu melihat dan belajar dari kita. Semoga Allah SWT membimbing Ayah dan Bunda untuk menjadi teladan yang baik, agar anak-anak tumbuh dengan iman yang kuat, akhlak mulia, dan cinta kepada Allah SWT. Aamiin
Penulis: Indra Rizki
